Home » » Jejak ufo di sleman

Jejak ufo di sleman

Ditulis Oleh arjun cell pada Kamis, 27 Januari 2011 | 07.35

Jejak ufo di sleman atau fenomena crop circle itulah yang menghebohkan. Berikut berita heboh ufo sleman 2011 terbaru selengkapnya :






Polisi memasang police line (garis polisi) di lokasi adanya “script circle” yang membentuk seperti jejak UFO (unidentified flying object) di dusun Krasakan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemasangan garis polisi dimaksudkan supaya tidak rusak akibat diinjak warga yang ingin melihat dari dekat.


"Biar tidak rusak lokasi di persawahan itu, jika ada yang ingin meneliti maka bisa mendapatkan data yang akurat, juga supaya padi milik petani tidak rusak akibat diinjak pengunjung,” kata Ajun Komisaris Besar Irwan Ramaini, Kepala Kepolisian Resor Sleman, Senin (24/1).


Polisi saat ini memang sedang mengamankan lokasi supaya sawah tidak rusak karena banyak pengunjung yang penasaran ingin melihat peristiwalangka itu.


“Jangan sampai para pengunjung yang datang menginjak-injak padi di sawah, nanti petani malah marah,” kata dia.



Lokasi lingkaran yang berdiameter lebih dari 30 meter itu berada di tengah persawahan yang berjarak sekitar 5 kilometer arah timur Bandara Adisucipto Yogyakarta. Sawah yang ditanami padi tersebut membentuk lingkaran berdiameter lebih dari 30 meter. Ornamen tengah ada lingkaran kecil, bentuk segitiga lalu lingkaran besar hingga lingkaran paling besar.


Jejak itu ditemukan warga pada Minggu (23/1) sekitar pukul 06.00 oleh Tukiman, seorang petani warga setempat. Menurut dia malam sebelum kejadian tiadak ada suara atau tanda-tanda di sawah tersebut. Hari sebelum adanya jejak itu, para petani seperti biasa mengawasi dan memberi pupuk di sawah tersebut.


“Tidak ada suara atau kegaduhan pada malam sebelum saya melihat sawah yang padinya sudah pada ambruk dan membentuk lingkaran,” kata dia.


Dari pantauan Tempo, padi-padi yang masih hijau itu tidak ada yang dipotong. Pohon padi tumbang satu arah ke selatan. Jika pada jarak dekat, memang tidak bisa dilihat keindahan lingaran tersebut. Namun jika dilihat dari atas bukit Suru di jarak 200 meter dari lokasi akan sangat tampak lingakaran indah seperti gambaran di atas.


Kejadian tersebut mengundang ribuan warga yang penasaran ingin melihat “crop circle” tersebut. Akses zaman masuk ke dusun Krasakan macet total karena banyak kendaraan. Warga setempat memanfaatkan dengan membuka lokasi parkir. Untuk roda dua dipungut Rp 2000, sedangkan mobil Rp 5000.


Untuk menuju lokasi, jalan becek karena melewati pematang sawah. Sedangkan menuju bukit Suru juga berlumpur karena sudah banyak yang melintasi jalan setapak bukit. Warga yang ingin melihat dari lokasi yang lebih atas pun ada yang nekat naik ke tiang listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi yang berada di sebelah selatan lingkaran.

Bagi Artikel ke :
posted by : Andaripa
Info Service Elektronik Updated at: 07.35

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Statistic

 
Copyright © 2013. Info Service Elektronik - All Rights Reserved
powered by Blogger